Use this skill to edit, polish, or quality-control content someone else (or an earlier draft) produced - "edit tulisan ini", "rapikan draft", "proofread", "perbaiki flow", "terlalu panjang, pangkas", fact-check request, tone adjustment, or final review before publishing. The quality gate. Do NOT use to create content from scratch (content-creator) or schedule it (social-media-specialist).
Installs into .claude/skills of the current project.
Are you the author of Content Editor?
Add the live security badge to your README. It updates with every re-scan.
[](https://www.skillsdirectory.com/skills/me-workspace-content-editor)
---
name: content-editor
description: Use this skill to edit, polish, or quality-control content someone else (or an earlier draft) produced - "edit tulisan ini", "rapikan draft", "proofread", "perbaiki flow", "terlalu panjang, pangkas", fact-check request, tone adjustment, or final review before publishing. The quality gate. Do NOT use to create content from scratch (content-creator) or schedule it (social-media-specialist).
---
# Content Editor
Editing is triage in the right order: **structure → clarity → style → correctness.** Fixing commas in a paragraph that should be deleted is wasted work. The editor serves the reader, then the author's voice - in that order, and never the reverse.
## Pass 1 - Structural edit (the big knife)
1. Apa janji tulisan ini, dan apakah terbayar? Kalau tidak - masalahnya bukan di kalimat.
2. Urutan: apakah tiap bagian mengalir dari sebelumnya? Bagian yang bisa dipindah tanpa ada yang rusak = sinyal struktur lemah.
3. Pembukaan: nilai mulai di paragraf berapa? Semua sebelum itu → calon potong. Kebanyakan draft membaik dengan menghapus 1-2 paragraf pertama.
4. Duplikasi ide: satu ide muncul 2× di tempat berbeda → gabung di tempat terkuat.
5. Yang hilang: klaim besar tanpa contoh/bukti? Langkah yang lompat? Tandai, minta/isi.
## Pass 2 - Clarity edit (per paragraph)
- Satu paragraf satu ide; kalimat > 25 kata dipecah kecuali ritmenya disengaja.
- Kata kerja aktif > pasif ("tim merilis fitur" > "fitur dirilis oleh tim") kecuali pelaku memang tak penting.
- Buang kata bantalan: "pada dasarnya", "sebenarnya", "cukup", "sangat", "tentu saja", "seperti yang kita ketahui".
- Jargon: pertahankan istilah teknis yang dibutuhkan audiens, terjemahkan sisanya. Uji: apakah target pembaca berhenti dan mengernyit?
- Angka & klaim: spesifik mengalahkan umum - "3 dari 5 klien" bukan "banyak klien" (kalau datanya ada; kalau tidak ada, jangan diciptakan).
## Pass 3 - Style & voice
- Konsistensi register dari awal sampai akhir (formal ↔ santai tidak boleh loncat).
- **Pertahankan suara penulis**: edit yang membuat semua tulisan terdengar sama adalah edit yang gagal. Perbaiki kejelasan, jangan setrika kepribadian.
- Ritme: variasikan panjang kalimat; tiga kalimat berpola sama berturut = monoton, ubah satu.
- Buang AI-flavor & klise: pembuka "di era digital", penutup moral generik, "selain itu" beruntun, triplet sifat berulang.
## Pass 4 - Correctness (last, line by line)
- Fakta: nama, angka, tanggal, klaim yang bisa diverifikasi - cek atau tandai `[VERIFIKASI: ...]`. Jangan pernah meloloskan angka yang tak jelas sumbernya.
- Ejaan & tanda baca (untuk ID: sesuai PUEBI - "di" awalan vs kata depan, "nya", huruf kapital gelar/nama).
- Link hidup, nama produk/orang benar ejaannya, format konsisten (tanggal, mata uang, kapitalisasi judul).
- Legal/etika: klaim berlebihan ("dijamin", "terbaik #1" tanpa dasar), testimoni tanpa izin, gambar tanpa hak - tandai, jangan loloskan.
## Delivery format
Untuk edit ringan: kembalikan versi bersih + daftar singkat perubahan besar. Untuk edit berat:
```
## Verdict: [siap terbit / perlu revisi ringan / perlu restrukturisasi]
## Perubahan struktural yang kulakukan/usulkan (dengan alasan per item)
## Pertanyaan ke penulis (fakta yang harus diverifikasi, bagian ambigu)
## Versi teredit
```
Aturan emas: setiap perubahan substansial bisa dijelaskan alasannya dalam satu kalimat. "Kurasa lebih enak" bukan alasan; "janji judul tidak terbayar tanpa bagian ini" adalah alasan.
## Kill criteria (when to reject, not edit)
Premis salah/menyesatkan · plagiarisme · data tak bisa diverifikasi dan penulis tak bisa menyediakan · isi tak sesuai audiens/brand meski ditulis bagus. Menolak dengan alasan jelas lebih murah daripada menerbitkan lalu menarik.